JAKARTA – Pasca-pengeboman yang terjadi di kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, kemarin, 14 Januari 2016, polisi meningkat status Jakarta menjadi siaga 1. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan jangka waktu penetapan status tersebut.
"Kita mengantisipasi, nanti kita liat perkembangan situasi, yang tau (siaga 1 atau tidak) itu kepolisian," tutur Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti saat mengunjungi Rumah Sakit Polri, Jumat (15/1/2016).
Lebih lanjut, Badrodin memastikan bahwa korban tewas akibat penyerangan tersebut tetap tujuh. Sementara korban luka tercatat mencapai 25 orang.
"Korban meninggal tujuh, yang luka ada 25, semua terdata," ujarnya.
Badrodin mengimbau, agar warga Jakarta tidak panik dan beraktivitas seperti biasa. Ia menyatakan bahwa dari Badan Intelijen Nasioan (BIN) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya mengantisipasi serangan susulan.