BOGOR - Sebanyak 197 prajurit TNI bersenjata lengkap dari Korem 061 Suryakenca mengamankan Istana Kepresidenan Bogor guna mengantisipasi ancaman teror, pasca-ledakan di Sarinah, Jakarta Pusat, kemarin.
Komandan Korem 061 Suryakencana, Kolonel Inf Fulad mengatakan, selain menambah jumlah personel, pihaknya juga mengatur ulang sistem pengaman yg ada di sekitar kediaman Presiden.
"Kita atur ulang dan penambahan untuk memerikan rasa aman di lingkungan Istana Bogor," katanya, Jumat (15/01/16).
Fulad menambahkan, pihaknya menyiagakan sedikitnya 197 personel bersenjata lengkap, gabungan dari Batalyon 315 Garuda, Batalyon 300 Raider, dan Bataylon 4 Kaveleri.
"Selain jumlah personel yang ditambah, kita juga siagakan empat unit kendaraan Panser dan dua unit kendaraan Jihandak," jelasnya.
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terutama terhadap orang-orang baru yang masuk atau tinggal di wilayah Bogor.
"Kita juga berkoordinasi dengan perangkat daerah seperti RT/RW untuk mendata dan mengetahui identitas siap apun orang baru yang tinggal di wilayah Bogor," Jelasnya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.