Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berikut Proses Identifikasi Para Korban Bom Sarinah

Syamsul Anwar Khoemaeni , Jurnalis-Jum'at, 15 Januari 2016 |21:40 WIB
  Berikut Proses Identifikasi Para Korban Bom Sarinah
Foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kepala Bidang Kedokteran (Kabidok) Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokes) Mabes Polri, Kombes Pol Anton Castilani menjelaskan ada beberapa proses identifikasi korban bom di Sarinah, Jakarta Pusat.

Fase pertama, kata dia, di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengumpulkan barang bukti yang berada di lapangan dan mencatat semua data, termasuk letak dan posisi korban.

"Namanya sebuah operasi DVI ada lima fase. Pertama itu di TKP, kita mengumpulkan barang bukti yang ada di lapangan, dan mencatat semuanya, termasuk letak dan sebagainya," ujar Anton kepada wartawan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (15/1/2016).

Selanjutnya, jasad korban kita dibawa ke kamar jenazah. Di fase kedua, polisi mengumpulkan segala informasi yang diperoleh dari jasad korban. Data tersebut ialah mulai sidik jari, gigi, DNA, serta tanda-tanda fisik, maupun properti atau barang yang melekat badan jenazah.

"Kemudian secara paralel, teman-tan di antemortem akan mengumpulkan informasi serupa, sidik jari dari pihak keluarga, imigrasi, atau database yang lain. Kemudian data record atau gigi gerigi dari dokter gigi, atau dari gambar atau foto yang tersenyum," imbuhnya.

Tahan ketiga lanjut Anton adalah data pembanding DNA, baik kerabat dekat, orang tua, anak maupun direct sample berupa sikat gigi, pisau cukur rambut, atau tisu bekas yang tertinggal di kamar jenazah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement