Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OKP Pembuat Onar Sebaiknya Dibubarkan

Erie Prasetyo , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2016 |19:08 WIB
OKP Pembuat Onar Sebaiknya Dibubarkan
foto: dok. Okezone
A
A
A

MEDAN - Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar menyarankan pemerintah agar mengevaluasi keberadaan organisasi kepemudaan (OKP). Ini menyikapi bentrok antara dua OKP yang terjadi di Medan.

Abyadi mengatakan, bentrok OKP yang terjadi untuk kesekian kalinya di Medan, bisa dijadikan momentum untuk mengubah segala bentuk dan perilaku OKP yang terlanjur dipandang negatif oleh rakyat.

"Seperti kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri), bahwa OKP yang tidak memberi kontribusi perlu dievaluasi. Kalau perlu dibubarkan," kata Abyadi Siregar di Kantor Perwakilan ORI Sumut, Senin, (1/2/2016).

Menurutnya, tugas OKP adalah untuk mencerdaskan pemuda agar berprestasi. Bukan malah tindak tandunkya membuat resah masyarakat. Dia juga menggambarkan OKP di Medan seperti harimau yang menjaga wilayah kekuasaan.

"Harimau menandai wilayah kekuasannya dengan mengencingi wilayah tersebut, sedangkan OKP menandai wilayahnya dengan cat bermotifkan lambang serta ornamen dari OKP. Itu cukup meresahkan dan menimbulkan kecemasan di masyarakat," jelasnya.

Abyadi kembali menegaskan agar OKP yang tidak bermanfaat dan tidak memberi kontribusi positif terhadap bangsa dan negara lebih baik dibubarkan. "Sebaliknya jika memberi kontribusi positif, kita dukung. OKP yang mencerahkan dan memberi manfaat di tengah-tengah masyarakat sangat kita butuhkan. Bukan OKP yang berprilaku desktruktif. Kita tidak butuh itu," tegas Abyadi.

Seperti diberitakan, bentrok di Medan melibatkan OKP Pemuda Pancasila dengan Ikatan Pemuda Karya pada akhir pekan lalu. Dalam bentrokan tersebut, dua anggota IPK meninggal. Sementara bentrokan membuat kawasan Medan sempat mencekam.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement