Share

Catat! Polisi Bakal Buru 2 Buron Pembunuh Bripka Jakamal Hidup atau Mati

Erie Prasetyo, Okezone · Senin 05 Juni 2017 01:58 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 05 340 1707482 catat-polisi-bakal-buru-2-buron-pembunuh-bripka-jakamal-hidup-atau-mati-Pyz36hufve.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

MEDAN - Hingga kini pihak kepolisian masih memburu dua tersangka pembunuhan polisi bernama Bripka Jakamal.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi mengatakan dua tersangka lain yang belum ditangkap agar menyerahkan diri.

"Saya perintahkan kepada anggota untuk ditangkap baik hidup atau pun mati, ada dua orang yang masih buron," ujar AKBP Yemi Mandagi saat paparan kasus tersebut di Medan, Minggu (4/6/2017).

Dia tidak merahasiakan dua nama tersangka tersebut demi kepentingan penyidikan. Sedangkan 4 orang tersangka sebelumnya telah ditangkap yakni Joni Zebua (33), Faidi Zega (51), Marali Guelo (36) dan Wisman Ziawa (40).

"Keributan kelompok masyarakat hingga mengakibatkan korban tewas berawal dari kecelakaan lalu lintas. Korban (Bripka Jakamal) saat itu hendak memediasi antar-kelompok. Namun dia dikeroyok hingga meninggal dunia,"

Dalam kasus pembunuhan itu, polisi sempat mengamankan 60 orang warga yang terlibat keributan. Lalu polisi menetapkan enam orang tersangka.

"Korban mengalami luka tusuk di dada, dada kiri, dada kanan kemudian dibagian belakang telinga, kemudian dipundak kiri belakang, kemudian di perut kemudian ada tiga luka lecet dan tiga luka tusuk, dari semua luka ini yang fatal memang luka tusuk dibagian dada dan akan meninggalkan pendarahan yang sangat banyak itulah sebagai penyebab kematian korban," pungkas AKBP Yemi.

Diberitakan sebelumnya, seorang polisi bernama Bripka Jakamal Tarigan (40) tewas dengan banyak luka bacok di Jalan Serba Guna, Desa Manunggal Kabupaten Deliserdang, Sumater Utara (Sumut) pada Jumat malam 2 Juni 2017.

Tewasnya Bripka Jakamal saat hendak melerai bentrokan antar warga. Saat itu, Bripka Jakamal yang tinggal dekat dengan lokasi kejadian sempat mencoba membubarkan warga dengan memberi tembakan peringatan ke udara.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini