Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Harus Aware Masalah Honorer

Bisma Alief , Jurnalis-Sabtu, 13 Februari 2016 |17:23 WIB
Pemerintah Harus <i>Aware</i> Masalah Honorer
Foto: Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA - Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Azwar Abubakar, mengatakan permasalahan tenaga honorer bisa dipecahkan dengan mengalokasikan tenaga honorer sesuai daerah yang membutuhkan dan kompetensi dari tenaga honorer sendiri.

"Pemerintah harus aware (sadar) . Prinsip kebutuhan daerah berapa. Ya itu harus dipenuhi dan dirapikan. Kedua kompetensi, jadi tidak bisa sembarangan. Contoh hanya S1 yang jadi guru," katanya saat menghadiri acara diskusi 'Mengejar Takdir Tenaga Honorer' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/2/2016).

Untuk ke depannya, Azwar menyarankan agar pemerintah lebih tegas soal aturan tenaga honorer. Sementara untuk penerimaan tergantung seleksi dan kebutuhan, pengangkatan juga harus secara bertahap.

"Kalau butuh tenaga diangkatnya menjadi PNS (pegawai negeri sipil), jangan lagi tenaga honorer. Bila memang harus honorer, dipetakan terlebih dahulu mana daerah yang paling membutuhkan," pungkas dia.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement