Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Turki Sita Semua Gereja di Kota Diyarbakir

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 21 April 2016 |21:30 WIB
Pemerintah Turki Sita Semua Gereja di Kota Diyarbakir
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)
A
A
A

DIYARBAKIR – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan telah mengambil alih enam gereja yang terletak di kota penuh konflik di sebelah tenggara Turki, Diyardbakir dan menjadikannya sebagai properti milik negara. Tindakan Erdogan ini merupakan perkembangan baru yang mengkhawatirkan terkait kebebasan pers dan gerakan religius di negara itu.

Gereja-gereja yang diambil alih termasuk gereja Katolik, Protestan, dan Ortodoks, salah satunya bahkan telah berusia 1.700 tahun. Semua gereja itu kini efektif menjadi milik negara yang berarti dijalankan oleh pemerintah.

Perintah penyitaan itu dikeluarkan oleh Dewan Menteri Erdogan pada 25 Maret 2016 lalu dengan alasan, pihak berwenang berniat membangun kembali dan merestorasi peninggalan sejarah kota yang telah hancur sebagian akibat konflik antara pemerintah dengan kelompok militan Kurdi PKK.

Namun, penyitaan itu menimbulkan kemarahan dari para penganut agama di gereja-gereja tersebut yang menganggap pemerintah melakukan pelanggaran terhadap agama mereka dan mengancam akan melakukan langkah hukum melawan keputusan tersebut.

“Pemerintah tidak mengambil alih properti ini untuk melindunginya, mereka melakukannya untuk mendapatkannya,” kata pastur dari Gereja Protestan Diyarbakir Ahmet Guvener sebagaimana dilansir Express, Kamis, (21/4/2016).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement