Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bocah Lima Tahun Dianiaya Pacar Ibunya dan Dipaksa Makan Kotoran

Bramantyo , Jurnalis-Kamis, 26 Mei 2016 |07:11 WIB
Bocah Lima Tahun Dianiaya Pacar Ibunya dan Dipaksa Makan Kotoran
Ilustrasi (foto: Shutterstock)
A
A
A

KLATEN - Seorang anak usia lima tahun di Klaten, Jawa Tengah, diduga menjadi korban penganiyayaan berat yang dilakukan kekasih ibu kandungnya. Kasus dugaan penganiyayaan tersebut sudah dilaporkan sejak 6 Mei 2016 lalu ke Polres Klaten. Namun hingga kini, pelaku yang diduga melakukan penganiyayaan sejak tiga pekan lalu, belum juga ditangkap polisi.

Wulandari warga Kwaren, Ngawen, Klaten, tak menduga putra kesayangannya FI menjadi korban penganiyayaan yang diduga dilakukan oleh kekasihnya sendiri, Pranoto (35). Akibat dugaan penganiyayaan tersebut, FI mengalami luka-luka di tubuhnya. Tak hanya itu, rambut dan alis korban juga sempat dibakar pelaku.

"Bekas-bekas luka akibat penganiyayaan itu masih ada. Seperti di bagian depan tubuh FI, kelamin, pantat dan leher. Terus rambut dan alis FI juga sempet dibakar,"papar Wulandari Triastuti di Klaten.

Menurut Wulandari, semua itu tak mungkin terjadi bila dirinya tak bertemu dengan Pranoto. Wulandari menceritakan awal pertama kali mereka berkenalan. Saat itu keduannya bertemu di sebuah SPBU di daerah Kwaren, tempat ia bekerja.

Keduannya langsung akrab. Apalagi keduannya, baik Wulandari dan Pranoto sama-sama berstatus duda dan janda. Akhirnya mereka sepakat menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, meski orangtua Wulandari tak setuju dengan hubungan tersebut.

"Ibu saya tidak setuju dengan hubungan kami. Tapi saya tetep nekat saja terus menjalin hubungan," ujarnya.

Karena tidak disetujui, pelaku yang tinggal di Kampung Kemit Pepe, Kwaren, membujuk Wulandari untuk meninggalkan rumah orangtuanya dan ngekos. Lantaran terus dibujuk dengan berjanji akan diberi biaya hidup tiap bulan Rp2 juta, Wulandari bersama anaknya FI ngekos di kawasan Morangan sejak Februari 2016.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement