Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usir Wartawan, Ahok Disarankan Cek Emosi ke Psikolog

Salsabila Qurrataa'yun , Jurnalis-Sabtu, 18 Juni 2016 |06:46 WIB
Usir Wartawan, Ahok Disarankan Cek Emosi ke Psikolog
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tidak dewasa dalam melakukan komunikasi. Ia pun menyarankan mantan Bupati Belitung Timur itu mendatangi psikolog untuk mengecek kejiwaannya agar bisa mengukur tingkat tekanan emosinya.

Saran tersebut dilontarkan Emrus setelah Ahok “menyemprot” dan mengusir wartawan yang tengah melakukan tugas peliputan di Balai Kota DKI.

"Kalau dia (Ahok) matang psikologinya, maka dia akan menjawab dengan tawa dan senyum. Seharusnya dapat menghargai wartawan, santai saja. Coba Ahok cek emosinya ke psikolog," kata Emrus saat dihubungi Okezone, Sabtu (18/6/2016).

(Baca: Larang Wartawan Meliput, AJI: Ahok Langgar UU Pers)

Emrus sangat menyayangkan sikap Ahok yang mengusir wartawan dari Balai Kota yang sedang mencari infromasi untuk diberitakan ke seluruh masyarakat. Apalagi, Balai Kota adalah ruang publik dan wartawan memiliki hak untuk berada disana.

"Balai Kota itu kan ruang publik, menurut saya tidak salah. Kecuali dia (wartawan) ujuk-ujuk masih ke ruangan Ahok, ke ruang pribadinya, kan ini enggak. Jadi, terus terang saya menyayangkan sekali," tandasnya.

Sebelumnya, Kamis 16 Juni 2016 Ahok memarahi salah seorang wartawan online pada saat wawancara di Balai Kota DKI. Kemarawan Ahok berawal saat wartawan tersebut bertanya "Berarti tidak ada pejabat yang sehebat bapak?"

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement