JAKARTA – Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyebut bahwa Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan dikejar-kejar penagih utang atau debt collector karena masalah pendanaan saat mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan pada 2015.
"Setahun lalu saya dihubungi dia setelah kalah Pilkada Medan. Dia diuber debt collector padahal enggak ada utang," ujar Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016).
(Baca: Sebelum Ditangkap, Ramadhan Pohan Minta Ruhut Lobi Kapolda)
Menurut Ruhut, dirinya selalu mengingatkan para kader partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono itu untuk tidak bermain api kala maju dalam Pilkada terkait dengan pendanaannya.