Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Empat Daerah Ini Miliki Indeks Kerawanan Pemilu Paling Tinggi

Reni Lestari , Jurnalis-Senin, 22 Agustus 2016 |13:07 WIB
Empat Daerah Ini Miliki Indeks Kerawanan Pemilu Paling Tinggi
Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI hari ini melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada pekan depan.

Ketua Bawaslu, Muhammad, mengatakan IKP menjadi penting bagi pihaknya untuk menyusun strategi pengawasan, khususnya menghadapi Pilkada Serentak 2017. Ia menyebut setidaknya ada empat provinsi yang memiliki IKP paling tinggi, antara lain Papua, Papua Barat, Aceh, dan Banten.

"Yang masuk kategori paling rawan adalah Papua, Papua Barat, Aceh, dan Banten," kata Muhammad di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2016).

Sementara hasil keseluruhan IKP akan dirilis pada 29 Agustus. Bawaslu pun sudah menyerahkan hasil IKP ini kepada Menko Polhukam Wiranto. Diharapkan dengan deteksi dini melalui IKP yang dilakukan Bawaslu, proses demokrasi yang dilakukan bisa lebih baik.

"Kita ingin pemerintah dan DPR dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 lebih baik dan demokratis, pelanggaran bisa ditekan. Titik pelaksanaan pilkada separuh dari sebelumnya, jumlah yang separuh ini diharapkan bisa memberi kanalisasi atau fokus pengawasan kita," katanya.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, ke depannya nanti IKP juga harus menjadi acuan bagi berbagai pihak yang terlibat dalam rangakaian proses pemilu, termasuk KPU daerah, pemerintah daerah, kepolisian, dan kejaksaan.

"Nanti akan me-launching secara terbuka, supaya daerah mempersiapkan diri, kepolisian mempersiapkan diri, kejaksaan memperispkan diri, dan KPU juga. (Sebanyak) 101 daerah (peserta Pilkada Serentak 2017) jika bisa tidak ada gejolak kan baik, tidak ada money politic kan baik," jelas Tjahjo.

(Ulung Tranggana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement