JAKARTA - Pengamat politik dari Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menilai potensi terjadinya kericuhan atau bentrokan dalam demonstrasi Aksi Bela Islam III pada 2 Desember 2016 terbuka lebar. Aparat keamanan dari TNI dan Polri diminta mewaspadai terjadinya bentrokan tersebut.
Pangi juga mengingatkan Polri tak bisa melarang masyarakat untuk melakukan demo karena bisa melanggar konstitusi. Ia meminta aparat untuk fokus mengamankan aksi yang menuntut gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditahan.
"Potensi bentrok tetap ada. Namun jangan sampai polisi dan TNI melanggar konstitusi, demo kok dilarang, rezim enggak boleh membredel. Namun tugas polisi dan TNI mengamankan aksi damai dari aktor yang tidak menginginkan aksi berjalan damai," ujar Pangi kepada Okezone, Minggu (27/11/2016).
Foto: Antara/M. Agung Rajasa