Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Jika Anggap Megawati Menghina Islam, Suruh Bertaubat"

Badriyanto , Jurnalis-Rabu, 25 Januari 2017 |07:44 WIB
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra, Desmond J Mahesa mengingatkan agar Polri berhati-hati menindaklanjuti laporan Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama yang menuduh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menistakan agama lewat pidatonya di acara HUT ke-44 partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

"Terkait kasus ini, maka menurut saya polisi harus hati-hati, mana yang layak dan mana yang tidak layak untuk diproses dihukum," tutur Desmond kepada Okezone, Rabu (25/1/2017).

Tidak hanya itu, polisi juga diminta untuk mengedepankan kesejukan dan keharmonisan antar anakbangsa dengan cara tidak asal berstatemen terkait kasus yang membelit Megawati. Hal itu adalah kritik Desmond atas pernyataan Polri yang akan memproses dan bakal memanggil Megawati saat waktunya tiba.

"Polisi jangan begitu jugalah, jangan asal berstatemen yang membuat hal-hal kontraproduktif, itu jadi merugikan semua orang, kalau menurut saya polisi juga harus arif hatihati kalau ngomong, bikinlah suasan sejuk semuanya," tutur Desmond.

Dikatakan Desmond, tidak ada kalimat yang mengandung penistaan agama, apalagi agama nonIslam dalam pidato Megawati. Megawati hanya menyampaikan pemahamannya tentang keyakinannya, dan apabila ada Muslim yang merasa tersinggung sebaiknya meminta dengan baik-baik kepada Megawati untuk bertaubat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement