Image

Al Khathath Masih Dirawat Intensif di RS Bhayangkara dan Belum Diizinkan Besuk

Kuasa hukum Sekjen FUI, Achmad Michdan (Zaimul/Okezone)

Kuasa hukum Sekjen FUI, Achmad Michdan (Zaimul/Okezone)

JAKARTA - Permintaan kuasa hukum Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath, Achmad Michdan agar memindahkan kliennya ke Rumah Sakit Bhayangkara dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, disetujui oleh pihak kepolisian.

Hal ini dilakukan lantaran kondisi tersangka kasus pemufakatan makar itu menurun sehingga membutuhkan perawatan intensif.

"Kondisi terkininya saya belum tahu, mungkin nanti agak siangan setelah diperiksa dokter. Semalam baru dipindahkan pukul 22.00 WIB," kata Achmad Michdan ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat (19/5/2017).

Saat ini terang dia, Al-Khaththath belum boleh dibesuk. Sebab masih dilakukan pemeriksaan dan perawatan intensif oleh dokter di rumah sakit yang berada di Kramat Jati Jakarta Timur tersebut.

"Ya enggak ada yang menemani karena istri mau besuk enggak boleh.Kita belum bisa berkunjung karena masih pemeriksaan intensif," katanya.

Kondisi Al-Khaththath diketahui mengalami tekanan darah tinggi di Mako Brimob saat istinya berkunjung ke sana.

"Jadi tekanan darahnya tinggi muntah-muntah dehidrasi jadi kita minta dari sore agar dirawat baru jam 10 malam dirujuk ke RS. Kita baru kita ketahui jam 4 sore karena kebetulan istrinya hari besuk kemaren itu," tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Al-Khaththath ditangkap penyidik Polda Metro Jaya sebelum Aksi 313 digelar. Dia ditangkap bersama empat tokoh lainnya yakni aktivis IMM Zainuddin Arsyad, Wakorlap aksi Bela Islam 313 Irwansyah, Panglima Forum Syuhada Indonesia (FSI) Diko Nugraha dan Andry.

(sal)
Live Streaming
Logo
breaking news x