Jika Filipina Ngotot, Beijing Ancam Perang di Laut China Selatan

Foto: Reuters

Foto: Reuters

MANILA – Dalam sebuah pidato di depan pasukan penjaga pantai, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan bahwa China akan mengumumkan perang jika Filipina tetap mengklaim kepemilikan bagian wilayah sengketa di Laut China Selatan. Duterte mengatakan, hal itu disampaikan Presiden China Xi Jinping saat keduanya bertemu di Beijing awal pekan ini.    

Duterte mengatakan Manila ingin melakukan pengeboran minyak di wilayah Laut China Selatan, kemungkinan di Reed Bank di mana sebuah perusahaan Filipina telah melakukan pekerjaan eksplorasi.

“Jika itu milik China, itu pandangan Anda. Tetapi dalam pandangan saya, saya dapat melakukan pengeboran minyak, jika ada sesuatu di perut bumi, karena itu milik saya. Jawaban dari Xi adalah ‘Kita teman. Kami tidak ingin berseteru dengan Anda. Tetapi jika Anda tetap memaksakan isu itu, kita akan berperang’. Apa lagi yang bisa saya katakan?” ujar Duterte dalam pidatonya sebagaimana dikutip dari Straits Times, Sabtu (20/5/2017).

Duterte menjelakan bahwa Xi juga mengatakan akan mengumumkan perang jika negara-negara lain yang bersengketa dengan Beijing wilayah di Laut China Selatan semakin ngotot dan tegas dalam klaim mereka, seperti Vietnam.

Pidato Duterte itu disampaikan di hari yang sama dengan dimulainya sesi pertama proses konsultasi antara China dan Filipina terkait isu Laut China Selatan.

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x