Diculik Usai Terlibat Perselisihan, Remaja Muslim AS Ditemukan Tewas

Nabra sempat terlibat perselisihan dan dilaporkan menghilang (Foto: Isra Chaker/Facebook)

Nabra sempat terlibat perselisihan dan dilaporkan menghilang (Foto: Isra Chaker/Facebook)

VIRGINIA – Seorang remaja Muslim di Virginia, Amerika Serikat (AS), ditemukan tewas oleh polisi di sebuah kolam. Remaja putri tersebut sebelumnya diculik dan dipukuli setelah meninggalkan sebuah masjid di Virginia pada Minggu 18 Juni 2017 dini hari waktu setempat.

Remaja yang diidentifikasi bernama Nabra itu sedang berjalan bersama teman-temannya sebelum diculik. Ia juga sempat terlibat perselisihan dengan seorang pengendara mobil. Pria itu langsung keluar dari mobilnya dan menyerang Nabra.

Seperti dimuat BBC, Senin (19/6/2017), Nabra bersama kawan-kawannya sedang dalam perjalanan pulang usai makan malam di sebuah restoran cepat saji. Mereka baru bisa makan setelah selesai melaksanakan ibadah salat tarawih beberapa jam sebelumnya.

Beberapa remaja itu melarikan diri ke Masjid All Dulles Area Muslim Society ketika dihampiri sebuah mobil, sementara Nabra tertinggal. Ia kemudian dilaporkan hilang oleh kawan-kawannya. Polisi langsung bergerak mencari gadis berusia 17 tahun tersebut.

Selama operasi, polisi menghentikan sebuah mobil yang melaju dengan mencurigakan. Polisi menangkap sang sopir yang diidentifikasi bernama Darwin Martinez Torres dan dijebloskan ke penjara.

Polisi menemukan jenazah seorang perempuan di sebuah kolam, sekira 5 kilometer (km) dari lokasi perselisihan sekira pukul 15.00 waktu setempat. Polisi menyita sebuah pemukul bisbol yang diduga sebagai senjata pembunuhan.

Jenazah dikirim ke rumah sakit terdekat untuk menjalani otopsi untuk memastikan identitas sekaligus penyebab kematian. Sementara itu sang terduga pelaku, Darwin Martinez, akan dituntut dengan pasal pembunuhan.

(war)
Live Streaming
Logo
breaking news x