Masih Banyak Pelanggaran HAM Terjadi di Lapas

Muhammad Hasits, Jurnalis
Senin 10 Desember 2007 11:47 WIB
Share :

JAKARTA - Carut marutnya proses hukum yang terjadi di Indonesia, telah menimbulkan ekses terjadinya pelanggaran HAM. Hal ini berimbas  ke para narapidana dalam menjalankan proses hukumannya di lapas.

Ketua Umum Napi se-Indonesia Rahardi Ramlan mengungkapkan, para petugas diberikan banyak wewenang dan kekuasaan justru menyebabkan sering terjadinya pelanggaran HAM.

"Kadang-kadang narapidana mendapatkan perlakuan yang buruk dengan menggunakan kekerasan dalam interogasi atau proses penyidikan yang dilakukan petugas," ujar Rahardi dalam seminar memperingati hari HAM, di Gedung Perfilman H Usmar Ismail, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin (10/12/2007).

Menurut Rahardi, pelanggaran HAM yang terjadi di lapas, disebabkan cara pandang para petugas dalam menghadapi narapidana yang jauh dari konsep pemasyarakatan."Makanya perlu ditingkatkan pengetahuan para pejabat dan petugas," terangnya.

Kekerasan tersebut, lanjut Rahardi, biasanya jika para napi melanggar peraturan disiplin yang mengakibatkan hukuman seperti, jalan bebek, digulung, pengasingan,dan sampai melepas baju. "Ini sangat mendiskriditkan napi sebagai manusia," katanya.

Selain kekerasan dalam bentuk fisik, pelanggaran HAM juga meliputi peraturan administrasi, seperti, pemberian remisi, cuti mengunjungi keluarga,dan proses asimilasi yang tidak lagi berjalan.

"Lalu, seriuskah pemerintah memberikan pelanggaran HAM bagi narapidana," tandasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya