Banjir Cirebon Surut, Warga Kesulitan Air Bersih

Tantan Sulton Bukhawan, Jurnalis
Minggu 20 Januari 2008 16:00 WIB
Share :


SUMBER - Banjir yang menggenang tujuh Desa di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon yang terjadi Sabtu kemarin mulai surut. Namun aktivitas warga terlihat belum pulih.

Tujuh Desa yakni Wanakaya, Grogol, Kalisapu, Adi Darma, Jadi Mulya, Klayan dan Desa Astana.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Minggu (20/1/2008), luapan air di pemukiman warga sudah terlihat surut. Namun air masih menggenangi sedikitnya 500 hektar lahan pertanian milik warga yang berada di tujuh Desa tersebut.

Hingga siang ini, warga di tujuh desa yang sempat mengungsi ini mulai mendatangi rumah masing-masing. Mereka terlihat melakukan pembersihan di rumah yang sempat tergenang air setinggi 50 CM hingga 1.5 meter.

Kendati banjir di pemukiman warga sudah mulai terlihat surut, namun warga ditempat itu masih kesulitan mendapatkan bantuan makanan dan air bersih. Pasalnya banyak yang tidak mendapatkan bantuan logisitik terutama daerah-daerah yang jauh dari lokasi dapur umum yang disediakan pemerintah Kabupaten Cirebon.

"Sejak banjir datang, kami belum mendapatkan bantuan makanan air bersih. Kami selalu kehabisan jika ada pembagian jatah makan. Distribusi bantuan makanan masih belum merata mas," tutur Saonah (50), warga blok Sembung Desa Wanakaya saat ditemui di rumahnya.

Tidak hanya itu, warga di tujuh Desa ini pun masih kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan mereka harus mengantri sepanjang 50 meter saat pasokan air bersih bantuan pemerintah kabupaten tiba.

Pemerintah Kabupaten Cirebon mengaku sudah memberikan bantuan air bersih sebanyak 6 unit tangki air. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut, hanya saja di posko utama bencana banjir di Jalan Pantura Desa Wanayasa tercatat sedikitnya 1.879 warga mengalami gangguan penyakit yang rata-rata mengalami gangguan penyakit kulit dan ispa.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya