TANGERANG - Tawuran antarnarapidana di LP Pemuda Tangerang, terjadi pada Jumat (11/4/2008). Tawuran ini dipicu akibat persoalan pribadi napi yang bertikai.
Informasi yang diperoleh dari Kepala Satuan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Pemuda Tangerang, Asep Sunandar, perkelahian terjadi antara napi bernama Sobri dan Wancip. Akibat perkelahian ini, lanjut Asep, kondisi Wancip kritis di RSUD Tangerang.
Kejadian ini berawal ketika Wancip mengetahui jika Sobri pernah melakukan percobaan pembunuhan terhadap keponakannya. Mengetahui ada yang ingin membunuh keponakannya, Wancip dan Pa yang masih berhubungan saudara akhirnya memburu Sobri di dalam LP.
Setelah bertemu, kedua orang ini meminta kepada Sobri untuk meminta maaf kepada keluarga Wancip dan Pa. Namun saat itu Sobri tiba-tiba langsung memukul Wancip yang kemudian langsung terjadi perkelahian massal.
"Tiba-tiba napi yang lain ikut berkelahi membela kawannya masing-masing," jelas Asep.
Seketika itu juga Wancip terkapar di lantai dengan perut yang bersimbah darah. Dia kena tusuk Sobri yang menggunakan sendok yang sudah ditajamkan. Melihat Wancip yang bersimbah darah, petugas langsung membawanya ke RSUD Tangerang. Hingga saat ini masih dalam kondisi kritis di IGD.
"Kita sudah mencoba melerai. Bahkan petugas ada yang kena pukul. Tapi jumlah kami kalah," beber Asep menceritakan.
Setelah kejadian perkelahian tersebut, petugas melakukan sweeping. Betul saja, ditemukan sejumlah senjata tajam yang terbuat dari sendok dan sikat gigi.
(Ahmad Dani)