KENDARI -  Delapan bom rakitan yang ditemukan di Gedung Fisip Universitas Haluoleo  Kendari diduga terkait dengan peristiwa bentrokan mahasiswa beberapa waktu lalu termasuk pembakaran isi perpustakaan gedung FKIP Unhalu.
"Dugaan awal Bom rakitan ini dimungkinkan berkaitan erat dengan penemuan bom molotov sebanyak 19 buah yang berada di pekarangan warga yang tidak jauh dari pagar area Kampus Unhalu di Jalan Mokodompit," kata  Komandan Unit Intel Kodim 1417 Kendari Letda Inf Saifudin, Selasa (29/7/2008).
Namun Bom Rakitan kali ini berbeda dengan Bom rakitan yang ditemukan 2 pekan lalu, Sebelum 19 botol Bom Molotov berisikan bensin dan sumbu pemicu dikhususkan untuk pembakaran.
Sementara bom rakitan yang ditemukan kali ini khusus untuk melukai obyek serangan bom yang berasal dari merica bercampur pasir.
Hingga saat ini pihak TNI masih melakukan pengembangan kasus ini, karena masih dicurigai terdapat beberapa bom rakitan lain yang mungkin disembunyikan para pelaku di titik-titik tertentu.Â
Â
Â
(Fitra Iskandar)