Saat Eksekusi, Rio Martil Akan Diborgol Rantai

Ridwan Anshori, Jurnalis
Rabu 06 Agustus 2008 20:19 WIB
Share :

PURWOKERTO - Eksekusi terhadap Rio Alex Bulo alias Toni, dilakukan dengan pengamanan superketat. Kedua tangan dan kaki pembunuh lima orang itu rencananya akan diborgol dengan rantai.

Pengamanan ini untuk menepis isu adanya kekhatiran Rio yang dikabarkan bisa membuka borgol saat eksekusi berlangsung.

Kapolres Banyumas AKBP Hari Prasodjo mengatakan, isu kalau Rio bisa melepas kunci borgol sangat santer di masyarakat termasuk kesaktiannya.

"Kita ingin menepis isu itu dengan pengamanan sangat ketat saat pelaksanaan eksekusi. Tangan dan kakinya akan di borgol dengan rantai, karena isu yang berkembang sangat santer," katanya, Rabu (6/8/2008).

Kabar kalau Rio bisa membuka borgol dalam hitungan menit memang bukan isapan jempol. Beberapa penyidik Polres Banyumas yang menangani kasus si Martil Maut itu sempat melihat langsung keahliannya itu.

Bahkan, kemampuan tersebut pernah dipamerkan di depan sejumlah penyidik. Seorang penyidik polres membenarkan hal itu.

"Awalnya saya tidak percaya saat Rio sesumbar bisa mencopot tangannya yang diborgol. Ketika dia mendemontrasikan itu saya baru percaya. Hanya dalam hitungan menit borgol itu lepas, padahal dia hanya menggosok-gosok tangannya," katanya.

Penyidik itu menambahkan, saat ditanya mengapa tidak melarikan diri saja, Rio hanya menjawab, "Saya kasihan kepada polisi yang sudah lelah menjaga saya," kata penyidik menirukan ucapan Rio.

Beberapa petugas keamanan di LP Nusakambangan juga mengakui kemampuan ilmu Rio. Bahkan pada saat pemindahan Rio dari LP Pasir Putihke ke LP Purwokerto, sejumlah petugas membawa daun kelor. Oleh petugas, daun itu digunakan untuk menangkal "ilmu kanuragan" Rio.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya