PURBALINGGA - Empat pemuda pelaku pembunuhan terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK) bernama Darti (30), warga RT 1 RW 3 Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, berhasil dibekuk polisi. Salah seorang pelaku bahkan sempat melarikan diri ke Garut. Saat ini pelaku ditahan di mapolres dan menjalani pemeriksaan secara intensif.
Kapolres Purbalingga AKBP Jawari SH melalui Kasat Reskrim AKP Mugiman SH, mengatakan empat pelaku masing-masing adalah Warhan Jamali (21), warga RT 5 RW 1 Desa Karangasem Kecamatan Kertanegara, Iwan al Aziz (23), warga RT 2 RW 2 Desa Baleraksa Kecamatan Karangmoncol, Wagiyanto (23), warga Desa Baleraksa RT 5 RW 3 dan Mistono (24), warga Dusun Telepok RT 4 RW 1, Desa Karangaren, Kecamatan Kertanegara.
"Keempat pelaku bertemu korban pada Selasa (21/10/2008) malam. Awalnya korban dalam keadaan mabuk bertemu dengan Wagiyanto yang mengendarai mobil bak terbuka mitsubishi T 120 SS dengan Nomor Polisi (Nopol) R-1830-LC. Korban yang sedang mabuk mencegat mobil pelaku di jalan raya Kecamatan Karangreja," ungkapnya.
Lalu oleh Wagiyanto korban dibawa naik mobil menuju ke Karangmoncol. Pelaku saat itu bersama seorang temannya bernama Tohirin," jelas Kapolres.
Sesampai di sana pelaku lalu mengembalikan mobil yang ternyata adalah milik majikannya. Selanjutnya dia memanggil salah seorang temannya bernama Iwan, yang datang dengan menggunakan sepeda motor Supra Fit ber Nopol R-3970-VC. Sementera Tohirin memilih pulang. Wagiyanto bersama Iwan lalu memboncengkan korban.
"Di tengah jalan bensin kendaraan habis. Wagiyanto lalu menelpon dua temannya yang bernama Warhan dan Mistono. Oleh dua orang terakhir itu korban dibawa ke sebuah gubuk di tepi sawah. Setelah sepeda motor diisi bensin keempatnya lalu membawa korban kearah barat," paparnya.
Sesampai di lokasi bekas POM bensin yang sudah tak terpakai di jalan raya Desa Kasis Kecamatan Kertanegara, korban yang berada dalam keadaan mabuk berat hendak disetubuhi secara beramai-ramai. Perbuatan bejad itu dilakukan di salah satu bangunan bekas POM. "Namun karena mabuk makanya korban selalu berteriak dan meronta saat disetubuhi," ungkapnya.
Tiga pemuda selain Mistono lalu menyetubuhi korban. Saat giliran Warhan, korban meronta dengan keras. Karena kesal pelaku lalu memukul kepala korban dengan batu. Akibatnya kepalanya berdarah dan korban tak bergerak. Lantas keempatnya lalu menggotong tubuh korban dan meletakkannya di tepi jalan. "Selanjutnya mereka kabur untuk menghilangkan jejak," terangnya.
Pagi harinya mayat korban ditemukan tak bernyawa di tepi jalan. Awalnya ada dugaan korban adalah korban tabrak lari. Namun hasil visum menyebutkan korban meninggal karena pukulan benda tumpul. "Setelah ditelusuri, akhirnya dugaan pelaku mengarah kepada keempat pemuda itu. Mereka lantas dibekuk. Iwan bahkan sempat lari ke Garut. Sedangkan Mistono dan Wagiyanto menyerahkan diri ke polsek," ujarnya.
Karena perbuatan tersebut mereka dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider pasal 351 KUHP dan Pasal 285 KUHP. Seperti diberitakan, warga dikejutkan dengan adanya penemuan mayat wanita di tepi jalan Desa Kasis Kecamatan Kertanegara, Rabu (22/10/2008) pagi. Mayat tersebut didentifikasi bernama Darti (30), warga RT 1 RW 3 Desa Karangreja, Kecamatan Karangreja, Purbalingga. Mayat korban ditemukan dalam keadaan luka di kepala, pelipis dan leher.
Mayat wanita itu ditemukan di jalan yang berdekatan dengan bekas bangunan POM Bensin yang tak terpakai lagi.
Pengirim:
Sapto Suhardiyo
Pepedan Karangmoncol, Purbalingga
Telp 08882680531
(M Budi Santosa)