CILACAP - Banjir yang merendam empat kecamatan di Cilacap, sejak Minggu hingga hari ini (2/2/2009) membuat ribuan warga dari Kecamatan Majenang, Cipari, Wanareja, dan Cimanggu, Cilacap, mengungsi.
Mereka hingga saat ini masih mengungsi ke rumah panggung dan tempat lainnya yang lebih tinggi karena banjir mencapai lebih dari satu meter. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Majenang yang melanda Desa Mulyadadi, Pahonjean dan Mulyasari. Di tiga desa tersebut ketinggian mencapai satu meter. Sedikitnya 800 warga yang mengungsi karena rumahnya terendam.
"Sebagian besar yang mengungsi adalah perempuan, orang tua dan anak kecil. Sedangkan para lelaki dewasa berjaga-jaga di rumah meski rumahnya terendam," kata Camat Majenang Heru Susedyono, Senin (2/2/2009).
Dia mengatakan, ada 800 warga dari tiga desa di Majenang mengungsi. Sebanyak 700 warga dari Desa Mulyadadi dan Pahonjean yang diungsikan di rumah panggung yang telah disiapkan. Sedangkan 100 warga Desa Mulyasari diungsikan ke GOR Majenang. "Kami telah memasok kebutuhan untuk para pengungsi," imbuh camat.
Banjir juga melanda beberapa desa di Kecamatan Cimanggu di antaranya Panimbang dan Bantarpanjang. Setidaknya ketinggian air di daerah tersebut sekitar 50 centimeter (cm). Sebagian warga juga diungsikan ke balai desa dan tempat yang lebih aman.
(Kemas Irawan Nurrachman)