JAKARTA - Hingga kini proses pencarian Unge, anak Punk yang terjatuh ke kali Ciliwung akibat terbawa angin kencang, masih terus dilakukan. Sekira satu peleton Tim SAR dari Brimob Kelapa Dua pun diterjunkan.
Tim SAR itu tiba di lokasi sambil membawa perahu karet, dayung, dan pelampung sekira pukul 15.10. WIB. Mereka pun langsung menyisir aliran Kali Ciliwung, tepatnya di perbatasan Tugu Cimanggis Depok, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan Kemiri Muka Beji, Depok.
Seperti diketahui, Unge terbawa angin saat duduk di pinggiran kali bersama dua temannya, Fadli dan Reymas. Kala itu angin bertiup kencang, spontan Unge pun berusaha menyelamatkan diri dengan berpegang pada kabel trafo PLN yang ada di sana.
Malang nasib Unge, usaha itu bukannya menyelamatkan dirinya tapi dia justru kesetrum dan akhirnya jatuh ke kali. Sedangkan Fadli dan Reymas terhempas ke jalan raya dan hampir tertabrak mobil.
Saat sadar Unge jatuh ke kali, Fadli dan Reymas pun mencari temannya itu namun upaya itu sia-sia. Dalam sekejap Unge hilang terbawa arus dan hanya topi yang dikenakan dia yang tampak di permukaan air.
Adapun ciri-ciri Unge yakni berkulit hitam, rambut panjang, terdapat tato matahari di bagian leher dan juga tato tulisan "hoy".
Hingga kini, ratusan warga masih berkerumun untuk menyaksikan proses evakuasi Unge.
(Lusi Catur Mahgriefie)