JAKARTA - Menyikapi pemberitaan beberapa media yang menyebut korban salah tangkap JJ Rizal sebagai sejarawan atau dosen, pihak Universitas Indonesia (UI) tegas menyangkalnya. Informasi tersebut sesat dan menyesatkan.
"Rizal bukan sejarawan atau dosen Universitas Indonesia," tegas Kepala Sekretariat Pimpinan UI Devie Rahmawati saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Minggu (6/12/2009).
Dijelaskan, Rizal memang memiliki akar sejarah dengan UI. Karena pria kelahiran tahun 1974 tersebut pernah menjadi mahasiswa di salah satu universitas terkemuka di Indonesia itu. "Saudara Rizal hanya satu dari ribuan alumnus UI yang kita luluskan setiap tahunnya," tegasnya.
Seperti diketahui, nama JJ Rizal langsung menjadi buah bibir, karena perilaku oknum polisi Depok yang tidak manusiawi. Saat berjalan pulang menuju rumahnya tadi malam, Rizal disergap lima polisi berpakaian preman.
Rizal pun lantas ditodong pistol, dipukuli, dan diperiksa tasnya. Tak cukup di situ, Rizal lantas diinterogasi di Mapolsek Beji. Ironisnya, setelah tidak mendapati pelanggaran hukum apa pun dari Rizal, polisi lepas tangan begitu saja. Rizal dibebaskan dan polisi meminta maaf.
(Muhammad Saifullah )