Ketua BFC: Kalau Kami Salah, Silakan Dihukum

Gin Gin Tigin Ginulur, Jurnalis
Selasa 08 Desember 2009 04:02 WIB
Share :

BANDUNG - Ketua Bandung Fighting Club (BFC) Edwin Senjaya mengetahui adanya pemukulan terhadap anggota Pemuda Pancasila (PP) Jabar di Ceasar Palace (CP) Jalan Braga, Senin (7/12/2009) dinihari. Namun, Edwin tidak mengetahui apakah yang melakukan pemukulan anggota BFC atau bukan.

"Kejadiannya di basement CP. Ini diawali ada anggota PP yang berulah saat CP hendak tutup. Lantas, security mengamankan kedua orang itu," kata Edwin saat dihubungi via telepon, Senin (7/12/2009) malam.

Edwin mengaku tidak mengetahui alasan kedua anggota PP tersebut dibawa ke Batununggal, tempat latihan BFC. Namun, kata dia, di Batununggal sama sekali tidak ada pemukulan terhadap anggota PP tersebut.

"Saya kebetulan ada di sana. Saya pastikan di Batununggal tidak ada pemukulan terhadap anggota PP. Saya instruksikan agar semua berkepala dingin," tegas Edwin.

Edwin tidak membantah jika kasus pemukulan terhadap anggota PP Jabar di CP merupakan buntut dari kasus pemukulan terhadap petinju Alwi Makay, yang merupakan anggota BFC. Namun, soal benar tidaknya anggota BFC yang melakukan pemukulan, dia menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum.

"Kalau memang anggota kami yang melakukan pemukulan, silakan dihukum. Di BFC juga akan ada tindakan tegas terhadap anggota yang bertindak seperti itu," pungkas Edwin.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya