JAKARTA - Polisi telah memastikan Dulmatin tewas dalam penyergapan di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Kini giliran tersangka teroris lain yang menjadi buronan polisi, Umar Patek.
Mardigu Wowiek Prasantyo, pengamat aksi terorisme mengungkapkan, Umar Patek harus ditangkap hidup. Polisi tidak boleh lagi menembak mati targetnya agar bisa membongkar jaringan teroris yang ada di tangan Umar Patek.
"Saya sangat setuju ditangkap hidup-hidup, biar mempelajari pola mereka supaya tidak ada lagi teroris dengan pola pikirnya. Mindset of teroris harus diketahui," kata Mardigu usai diskusi Radio Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/3/2010).
"Penegakan hukum itu bukan tembak mati tapi tangkap hidup," kata mantan terpidana kasus terorisme Umar Abduh sebelumnya dalam diskusi tersebut.
Hal tersebut pun diluruskan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Edward Aritonang. Menurut Edward, menangkap teroris hidup-hidup itu memang prioritas, tapi situasi yang tidak memungkinkan polisi untuk memaksakan tangkap hidup.
"Perlindungan anggota sangat penting, kalau terdesak baru tembak. Saat di Pamulang juga seperti itu," tegas Edward.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)