JAKARTA - Dua korban tewas dalam kecelakaan pesawat di runaway Bandara Budiarto Curug, Tangerang, Senin (19/4/2010), siang, diketahui adalah warga sekitar yang berniat menempuh jalan pintas melalui runaway bandara.
Sebelumnya, staf Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Tangerang, Jaja Suharja, saat dikonfirmasi okezone menyebutkan, korban diduga siswa yang tengah magang di STPI Curug.
Dari data yang diperoleh Satreskrim Polrestro Tangerang, korban adalah Yovie Hermawan (16), siswa kelas 1 SMK Bhakti Anindya, dan Ajumar (24), seorang karyawan Alfamart.
Yovie tinggal di Kampung Kemuning RT 04 RW 01 Kelurahan Legok, Tangerang. Dan Ajumar tinggal di Kampung Rau Timur RT 04 RW 21, Cimuncang, Serang, Banten. Keduanya tewas sektika saat motor Honda Vario B 3924 NDS yang ditumpanginya hancur tertabrak pesawat latih yang hendak landing.
"Keduanya sudah diambil keluarga setelah dilakukan autopsi di RSUD Kota Tangerang. Keduanya ada hubungan sepupu,” ujar Kasat Reskrim Polrestro Tangerang Kompol Arif Setiawan.
Sementara itu Kepala STPI Curug, Darwis Amini mengatakan, pihak memperoleh informasi dari warga bahwa runaway tersebut memang kerap dijadikan jalan pintas warga yang hendak menuju kampung seberang Bandara.
Saat ini, kata Darwis, pihaknya tengah melakukan pertemuan dengan Kapolres Tangerang, Kapolsek Curug, Kepala Bandara, dan KNKT, untuk membahas jebolnya pagar dan masyarakat bisa leluasa masuk runaway bandara.(ded)
(M Budi Santosa)