JAKARTA - Gempa yang terjadi di wilayah tenggara Sukabumi diakibatkan aktivitas pertemuan lempeng indo australia dan eurasia.
"Termasuk gempa teknonik," ungkap peneliti gempa Suharjono kepada okezone, Selasa (18/5/2010). Namun gempa tersebut diperkirakan hanya 5-6 SR, sehingga tidak menimbulkan kerusakan. "Paling di daerah pusat gempa, namun sejauh ini belum ada laporan," ujarnya.
Mengingat berada di pertemuan dua lempeng aktif tersebut, maka potensi terjadinya gempa cukup besar. "Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan," harap Suharjono yang saat dihubungi tengah berada di Jatinangor dan sempat merasakan guncangan gempa.
Gempa berkekuatan 6,0 Skala Richter mengguncang tenggara Sukabumi. Gempa juga dirasakan hingga Jakarta. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi adn Geofisika menyebutkan gempa terjadi pada pukul 18.59 WIB.
(Dadan Muhammad Ramdan)