TPM-MerC Sarankan Pemerintah Aktif Cari Info WNI

Ajat M Fajar, Jurnalis
Selasa 01 Juni 2010 18:58 WIB
Kapal Mavi Marmara saat bertolak ke Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan (Foto: dok Mer-C)
Share :

JAKARTA - Kabar 12 Warga Negara Indonesia atau WNI yang ikut dalam kapal Mavi Marmara pasti akan ditunggu oleh keluarga di Indonesia. Pemerintah, dalam hal ini Kementrian Luar Negeri, diminta aktif memberi informasi mengenai nasib WNI itu.

“Justru Deplu harus bertindak aktif mengenai informasi-informasi,” kata Ketua Dewan Pembina Tim Pembela Muslim (TPM) M Mahendradatta saat jumpa pers di kantornya, Jalan Fatmawati, Jakarta, Selasa (1/6/2010).

Mengingat Indonesia tidak memiliki jalur diplomasi dengan Israel, lanjut Mahendradatta, pemerintah dapat menggunakan jalur nonresmi untuk memperoleh informasi kondisi para relawan Indonesia.

“Kalau bisa jangan hanya menggunakan jalur-jalur resmi, tapi juga dengan jalur informasi atau informan, karena kita punya wartawan-wartawan yang ada di luar sana,'' sarannya.

Mahendradatta menilai, jika pemerintah hanya menerima dari jalur resmi dikhawatirkan informasi yang didapat tidak utuh.

''Pemberitaan yang selama ini ditayangkan itu tidak menggambarkan secara benar kejadian yang terjadi, karena siaran tersebut hanya dipublikasikan dari satu pihak saja,'' tandasnya.

Sebelumnya, dalam penyerangan kapal kemanusiaan Mavi Marmara pada Senin dini hari setidaknya ada 20 orang terluka dan puluhan lainnya luka-luka. Bahkan satu warga Negara Indonesia dikabarkan terluka dalam insiden tersebut.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya