JAKARTA - Pihak kepolisian disebut-sebut akan membatasi pelaksanaan salat Idul Fitri yang akan dilakukan Abu Bakar Baasyir yang kini ditahan di rumah tahanan Bareskrim Mabes Polri karena dugaan kasus terorisme.
Pengamat Intelijen Wawan H Purwanto berpendapat, langkah pembatasan yang dilakukan Polri justru akan berpengaruh bagi institusi Polri.
"Saya kira tidak perlu membatasi atau melarang adanya salat Id nanti dampaknya kurang baik," kata Wawan, di Jakarta, Kamis (9/9/2010).
Menurut Wawan, sholat id merupakan hak bagi seorang muslim untuk menjalankan ibadahnya setiap satu tahun sekali. "Seharusnya diberikan haknya untuk salat karena ini berhubungan dengan Allah SWT," jelasnya.
"Bagi saya, hak seorang terdakwa atau tersangka kita harus berpatokan pada praduga tidak bersalah," sebutnya.
Sementara menyinggung mengenai peristiwa perampokan toko-toko emas baru-baru ini, Wawan tidak melihat hasil perampokan ini untuk kegiatan terorisme.
"Ini kriminal biasa tapi saya tidak melihat perampokan ini untuk kegiatan teroris dan belum dilihat benang merahnya untuk kegiatan terorisme," pungkasnya.
(Ahmad Dani)