GUWAHATI - Tiga pria ditarik dari sebuah bus dan dipukuli hingga tewas di wilayah timur laut India, dalam kerusuhan berbau etnis. Kerusuhan ini juga menyebabkan 300 rumah terbakar.
Pasukan keamanan diturunkan untuk mencegah meluasnya kerusuhan yang berlangsung di dua wilayah terpencil Assam dan Meghalaya.
Sementara tiga orang yang tewas dalam insiden ini ditemukan pada Rabu, 5 Januari malam waktu setempat. Ketiga korban berasal dari suku Garo, mereka ditarik dari sebuah bus dan kemudian dipukuli hingga tewas oleh pelaku yang tidak dikenal.
"Korban sedang bepergian dari Meghalaya menuju Assam saat penyerangan ini terjadi. Kejadian ini berlangsung di perbatasan kedua wilayah tersebut," terang Kepala Polisi Meghalaya Sylvester Nongtnger seperti dikutip AFP, Kamis (6/1/2011).
Pihak kepolisian menambahkan sekira 300 rumah warga di dua kota kecil itu habis terbakar. Aksi ini sudah berlangsung selama 2 hari oleh orang tidak dikenal yang melakukan penyerangan dilengkapi senjata tajam.
Puluhan orang langsung dilarikan ke rumah sakit akibat luka parah. Sebagian besar korban menderita luka sabetan parang dan tusukan tombak. Sementara ribuan warga lainnya kabur menyelamatkan diri dari rumah mereka.
(Fajar Nugraha)