JAKARTA - Benjamin Ketang akhir-akhir ini cukup popular di media massa. Kepopulerannya Benjamin lantaran dia ingin merayakan hari kemerdekaan Negara Israel di Tanah Air ini.
Lantaran sikapnya tersebut mengundang pro-kontra dari berbagai elemen masyarakat. Bahkan salah satu organisasi Islam akan menyisir kelompok-kelompok yang memaksa ingin merayakan hari jadi Israel itu.
Benjamin Ketang yang memiliki nama asli Nur Hamid, merupakan Direktur Eksekutif Indonesia-Israel Public Affairs Committee (IIPAC), merupakan kader muda Nahdlatul Ulama (NU) dan menyelesaikan master studinya di Israel.
Karena pernyataan Benjamin yang kontroversial itu menyebabkan organisasi kemahasiswaan NU, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), disebut sebagai lumbung pencetak kader pro Yahudi.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum PMII Adin Jauharuddin membenarkan, Benjamin alias Nur Hamid adalah kader dari PMII. "Nur Hamid memang pernah di PMII," kata Adin saat dihubungi okezone, Minggu (15/5/2011).
Meski demikian, kata Adin, pernyataan Benjamin tidak bisa disimpulkan sebagai sikap dari PMII. Sebab PMII sendiri, kata Adin, memiliki sikap tegas terhadap rencana perayaan hari kemerdekaan Israel.
"Kami secara tegas menolak Israel rayakan hari kemerdeaannya di Indonesia," tegasnya.
Sebab kata dia, selain Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan NKRI, dan Israel merupakan Negara yang tidak mau mengakui kemerdekaan negara Palestina hingga saat ini.
(Hariyanto Kurniawan)