DUBAI - Polisi Bahrain menembaki demonstran dengan menggunakan gas air mata dan peluru karet saat para demonstran menyerukan aksinya di Pearl Square.
Lapangan itu merupakan pusat demo para warga Syi'ah menentang Pemerintahan Sunni. Demikian seperti diberitakan oleh Associated Press, Jumat (3/6/2011).
Demonstrasi ini dimulai pascapemerintah menetapkan status siaga. Para penganut paham Islam Syi'ah menuntut kebebasannya dan mereka juga terinspirasi dari demonstrasi yang ada di dunia Arab belakangan ini.
Sekira 30 orang tewas pada Februari, ketika demonstrasi terjadi di Bahrain.
Untuk saat ini, belum ada laporan tentang korban dari para saksi mata demonstrasi ini.
(Rani Hardjanti)