BEIJING - Diplomat China mengadakan dialog dengan Pimpinan Oposisi Libya Mustafa Abdul jalil.
"Duta Besar China untuk Qatar Zhang Zhiliang bertemu dengan Ketua Dewan Transisi Nasional Mustafa Abdul Jalil dan mereka berbincang tentang situasi di Libya," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei, seperti dilansir Deutsche Presse, Jumat (3/6/2011).
China sebelumnya membangun hubungan yang baik dengan Moammar Khadafi sejak dirinya naik ke kursi pemerintahan Libya pada 1969. China pun memiliki kepentingan ekonomi yang tinggi terhadap Libya.
Sekira 36 ribu warga China di Libya telah dievakuasi setelah konflik menyebar, umumnya mereka adalah pekerja konstruksi dan industri lainnya.
Negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB ini menyatakan kontra terhadap rencana pelancaran serangan udara yang dilakukan NATO terhadap Libya.
China juga menyatakan abstain pada saat pengambilan keputusan mengenai kasus Libya pada Maret lalu terkait zona pelarangan terbang di Libya.
(Rani Hardjanti)