Kesemrawutan Lalu Lintas karena Pengendara Tak Disiplin

Bagus Santosa, Jurnalis
Senin 13 Juni 2011 20:10 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Kepala Seksi Penindakkan Pelanggaran (Kasi Dakgar) Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Polisi Adhie Sandika mengatakan kesemrawutan lalu lintas di Jakarta bukan karena kapasitas dan jumlah kendaraan, namun karena faktor pengendara.

"Kesemrawutan di Jakarta ini berasal dari banyak hal, bukan dari jumlah kendaraan, bukan dari kapasitas jalan. Yang tak kalah penting juga pengemudi dan masyarakat," ungkap Adhie saat ditemui okezone di ruangannya, Senin (13/6/2011).

Lebih lanjut, Adhie mengatakan disiplin berkendara diperlukan agar kemacetan dan kecelakaan tak terjadi. Oleh karena itu, tantangan polisi kini adalah bagaimana mengatur masyarakat untuk membiasakan budaya tertib di jalan.

"Intinya bagaimana mengelola budaya tertib di jalan, tujuannya adalah kemacetan dan kecelakaan tak terjadi," lanjutnya.

Adhie mempertegas berdasarkan UU 22 tahun 2009, kendaraan roda dua harus berjalan di bahu kiri dan roda empat di bahu kanan. Mereka juga harus mentaati apa juga yang diimbaukan oleh petugas di lapangan.

"Istilahnya peraturan ini tak dipatuhi masyarakat. Selanjutnya juga segala imbauan petugas yang di lapangan kapan harus jalan dan kapan harus berhenti itu harus dipatuhi," terangnya.

Dari data Seksi Penindakan dan Pelangggaran Ditlantas PMJ ada sedikitnya 41.598 pelanggaran lalu lintas per 1 - 13 Juni 2011. Dalam waktu dua pekan ini mayoritas pelanggarnya menggunakan kendaraan roda dua dengan tingkat pelanggaran mencapai 28.850. Sedang dari jenis pelanggarannya ada 6.126.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya