MOJOKERTO - Tabrakan maut antara bus Sumber Kencono dan mobil travel Nusantara Jaya yang merenggut 20 nyawa tak membuat angkutan umum jurusan Surabaya-Yogyakarta itu ditinggalkan penumpang. Terbukti saat okezone menaiki bus Sumber Kencono di Terminal Purabaya pada Selasa sekira pukul 22.30 WIB, hampir separuh kursi bus terisi.
Penumpang pun tak tak segan duduk di kursi paling depan. Setelah bus melaju, penumpang di pinggir jalan juga banyak yang naik. Di antaranya di Medaeng, dan Trosobo. Tercatat ada 30-an penumpang yang naik di atas bus bernomor polisi W 7003 UZ itu.
Ya, seolah insiden tabrakan maut pada Senin dini hari di Jalan By Pass KM 51 tak membekas sama sekali dibenak para penumpang.
"Yang penting cepat dan nyaman Mas," ujar Rina, penumpang tujuan Magetan kepada okezone di Mojokerto, Selasa (13/92011).
Untuk ukuran bus ekonomi, Sumber Kencono memang terbilang cukup memanjakan para penumpangnya. Bus ini memberikan fasilitas AC dengan tarif biasa. Jarak antar kursi cukup lega. Begitu pula dengan karoseri dan mesin bus yang terbilang berumur muda.
Satu unit televisi layar plasma terpampang di atas dashboard bus. Soal kecepatan, bisa dibilang bus Sumber Kencono juaranya. Dari Terminal Purabaya ke Pabrik Tjiwi Kimia di perbatasan Sidoarjo-Mojokerto hanya membutuhkan waktu 30 menit. Padahal, jaraknya sekira 55 km. Tarifnya cuma Rp5.000.
Seiring deru suara rem bus, okezone pun turun dari Sumber Kencono. Saat kaki kiri menapak di tanah, sebuah doa pun terucap. Semoga plesetan PO Sumber Kencono menjadi Sumber Bencana tak benar. Sehingga, tak ada lagi nyawa melayang sia-sia di jalan. Toh, beberapa unit bus Sumber Kencono juga telah berubah nama menjadi Sumber Selamat.
(Insaf Albert Tarigan)