JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai tidak adanya sertifikat, menjadi penyebab banyaknya ditemukan hewan kurban bermasalah kesehatannya.
"Bila ada sertifikat ini, konsumen dapat jaminan hewan tersebut jelas asal-usul dan riwayatnya," kata Ketua YLKI Sudaryatmo saat dihubungi okezone, Senin (7/11/2011).
Kata dia, dengan adanya sertifikat akan memberikan jaminan jika hewab kurban yang dipotong dalam keadaan sehat. Selain itu, pedagang juga harus menceritakan latar belakang hewan kurban yang dipasarkan.
"Konsumen berhak mengetahui sejarah hewan yang akan dibelinya," jelasnya.
Selama ini pedagang hewan kurban, lanjutnya, tidak pernah mengetahui sejarah hewan kurban yang dijualnya berasal dari mana.
"Hal ini akan sangat membahayakan bila hewan kurban tersebut terkena penyakit," paparnya. (tri)
(Carolina Christina)