JAKARTA - Kemacetan lalu lintas di Jakarta dirasakan semakin parah. Kepadatan kendaraan di ruas jalan Ibu Kota tidak hanya terjadi pada saat jam berangkat atau pulang kerja.
Hari libur sekalipun, macet di jalanan Jakarta seakan tak terelakkan. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, itu terjadi lantaran pemilihan pejabat di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tidak sehat.
"Posisi strategis di lalu lintas Polda Metro Jaya seharusnya dijabat oleh orang yang mengerti kemacetan di Jakarta, sehingga bisa kurangi kemacetan. Namun karena pejabat Polda tersebut dianggap sebagai mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), maka sering abaikan kualitas. Prioritas yang dekat dengan pejabat tinggi," kata Neta saat berbincang dengan okezone, Kamis (2/2/2012).
Dia menambahkan, kursi panas di bagian lalu lintas biasanya diperebutkan para oknum polisi yang berpangkat tinggi dan memasukkan keluarganya di bagian tersebut.
"Kita punya data, sejumlah pejabat di jajaran tengah Lantas Polda merupakan keluarga besar jendral, ada unsur kroninya," terangnya. (tri)
(Carolina Christina)