PEKALONGAN - Ratusan sopir bus jurusan Pekalongan-Semarang, melakukan aksi mogok jalan. Ini dilakukan para sopir agar keadilan di jalan terpenuhi. Akibat aksi mogok tersebut, ratusan penumpang arah Pantura ini terlantar.
Pantauan di lapangan, para sopir bus hanya memarkir armadanya di Terminal Pekalongan. Sedangkan awak bus melakukan aksi di pintu keluar terminal di jalan Pantura, Kamis (1/3/2012).
Sopir dan awak bus ini menghadang setiap bus yang masih mengangkut penumpang. Bus yang melaju dihadang dan dihentikan dengan paksa kemudian penumpang di atasnya dipaksa turun.
Bus yang sudah tidak ada penumpangnya kemudian diparkir di Terminal Pekalongan. Akibat aksi ini jalan pantura tersendat karena sering untuk menghadang bus yang lewat.
Selain itu, para penumpang juga kesulitan untuk melanjutkan perjalanan karena tidak ada armada yang melayani trayek ke Semarang.
Sobirin, koordinator aksi menyebutkan, demo mogok ini dilakukan para awak bus sebagai protes kebijakan bahwa bus jurusan Pekalongan-Semarang harus berhenti di Terminal Mangkang Semarang.
Mereka menuntut agar trayek dikembalikan seperti semula yaitu penumpang bisa turun di Terminal Terboyo Semarang. Selain itu mereka juga mengeluhkan banyaknya mobil pribadi yang dijadikan trayek penumpang menuju ke Semarang.
Hal ini dinilai sangat merugikan bus umum karena penumpang menjadi turun drastis, aksi ini akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Aparat Kepolisian dari Polres Pekalongan yang mengamankan aksi ini tidak dapat berbuat banyak menghadapi ulah para sopir dan awak bus ini.
Aksi hingga siang masih terus berlangsung, dan upaya dialog yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Pekalongan belum membuahkan hasil sehingga para sopir bus terus mogok.
(Kemas Irawan Nurrachman)