JAKARTA - Rencana menggulingkan pemerintahan SBY terdengar semakin kencang seiring dengan rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pengamat Politik UIN, Bakir Ihsan mengatakan ada kelompok tertentu yang memanfaatkan kenaikkan harga BBM untuk menggulingkan SBY.
"Banyak yang memiliki kepentingan memanfaakan situasi ini. Entah perorangan ataupun kelompok," kata bakir saat dihubungi okezone, Jumat (23//3/2012).
Namun, dia meyakini upaya menjatuhkan presiden hanyalah wacana orang-orang yang mencari perhatian. Menurutnya, menjatuhkan pemerintahan yang sah bukanlah perkara mudah. Ada mekanisme yang harus dilalui.
Baginya, tidak sependapat dengan kebijakan sah-sah saja. Tapi proses berdemokrasi harus tetap berjalan sesuai aturan main yang ada. "Kalau memang dianggap tidak layak ada mekanismenya," ungkapnya.
Yang paling memungkinkan menggulingkan presiden, tambahnya, adallah jika terdapat pelanggaran pidana. Masyarakat bisa mengajukan ke MPR, kemudian MPR bisa mengajukan ke Mahkamah Konstitusi.
"Jadi ada etika berdemokrasi kalau memang tidak cocok dengan presiden bukan lantas menggulingkan begitu saja," tutupnya. (tri)
(Insaf Albert Tarigan)