JAKARTA - Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkara korupsi bukan tanpa kendala. Tekanan dari berbagai pihak terus mendera lembaga yang dinahkodai Abraham Samad itu.
"Tekanan pada KPK luar biasa. KPK memberikan proses-proses meskipun lambat. Tapi saya melihat KPK masih berjalan meskipun dengan tekanan-tekanan," ungkap politikus PDIP Eva Kusuma Sundari kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/04/2012).
Kolega Eva di Komisi Hukum DPR, Tjatur Sapto Edi, memiliki pendapat lain. Menurut dia, selama 100 hari di bawah kepemimpinan Abraham Samad, KPK belum menunjukkan tajinya, meski beberapa kasus berhasil diungkap.
"Kalau soal kasus-kasus saya kira relatif berjalan. Kasus Nazar, cek pelawat, berjalan. Yang belum adalah road map besarnya itu belum terbaca," kata dia.
Menurut politikus PAN ini, KPK belum mampu membuktikan janjinya. "KPK ini mau ke mana, janjinya (KPK) akan diaudit kinerjanya, itu semua belum. Bagaimana KPK menyelamatkan uang yang membangkrutkan negara," tandasnya.
(Muhammad Saifullah )