Menantikan Berkah Wisatawan

M Budi Santosa, Jurnalis
Senin 21 Mei 2012 11:41 WIB
Share :

PULAU Komodo sudah resmi menjadi salah satu New7 Wonders of Nature. Hal ini pantas menjadi kebanggaan seluruh bangsa, setelah sebelumnya terjadi silang sengkarut terkait kredibilitas lembaga New7 Wonder.

Apa yang sudah diraih oleh Pulau Komodo tentu saja menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi stakeholder di bidang pariwisata. Kita semua berharap, limpahan berkah akan segera datang ke pulau tersebut, yang diharapkan akan berdampak sistemik ke perbaikan perekonomian masyarakat.

Namun, sepertinya limpahan berkah ini tidak bisa begitu saja jatuh dari langit. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersama stakeholder pariwisata nasional harus bekerja keras untuk mempersiapkan berbagai hal terkait infrastruktur seperti jalan raya, hotel/penginapan, maupun juga masyarakatnya.

Tentu kita ingin mengejar ketertinggalan pariwisata di Tanah Air dengan negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, maupun Singapura. Negeri-negeri tersebut sebenarnya kalah banyak obyek wisatanya dibandingkan dengan Indonesia, namun jumlah wisatawan yang datang, hampir dua kali lipat lebih banyak. Kenapa? karena memang infrastruktur pariwisata di negeri-negeri itu sudah sangat bagus.

Tidak hanya itu, rupanya mereka mampu menawarkan sensasi dan imajinsasi tersendiri ketika berwisata ke negaranya. Wisatawan seperti dihipnotis dengan kesadaran semu bahwa belum keren jika belum melancong ke Thailand, Kuala Lumpur, atau Singapura. Di sinilah peran marketing sangat menentukan. Paket-paket wisata di Tanah Air harus bisa dijual ke wisatawan asing. Mereka harus dibuat tertarik mengunjungi Danau Toba, Bukit Tinggi, Pulau Komodo, Bandung, Yogyakarta, Wakatobi, Raja Ampat, Lombok, Bali, atau daerah lainnya. Paket wisata lintas daerah sepertinya menarik untuk ditawarkan.

Sejauh ini aspek marketing dan promosi wisata di Tanah Air memang masih kalah jauh dibandingkan dengan negara tetangga. Bahkan di sejumlah kedutaan besar pun, tidak ada sama sekali sekadar brosur untuk menjual paket wisata di Jamrud Katulistiwa ini.

Melihat kondisi riil dunia pariwisata di Tanah Air saat ini, sepertinya kerja keras dari semua komponen sangat diperlukan. Awarding yang sudah diberikan untuk sejumlah kawasan wisata di Tanah Air, seperti Pulau Komodo, tidak seketika menjadi berkah, jika tidak dilakukan langkah progresif dalam pembenahan di dunia pariwisata Tanah Air. Semoga, keindahan alam dan keindahan flora-fauna Indonesia, bisa mendatangkan berkah buat masyarakat kita.

(M Budi Santosa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya