Presiden: Anggaran Kemiskinan Harus Cespleng Digunakan

K. Yudha Wirakusuma, Jurnalis
Selasa 29 Mei 2012 17:35 WIB
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Share :

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar rapat terbatas untuk melakukan evaluasi atau review program-program penanggulangan kemiskinan. Menurutnya ada dua alasan mengapa pembahasan tersebut menjadi penting.
 
"Pertama, beberapa hari lalu ketika saya beserta rombongan berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jateng saya menggunakan kesempatan itu untuk bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Gubernur Jateng dalam sebuah ratas di gedung daerah Istimewa Yogyakarta, yang topiknya adalah yang dilakukan kedua provinsi itu dalam menanggulangi kemsikinan dan meningkatkan pangan," kata  Presiden saat pembukaan Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (29/5/2012).
 
Menurut Presiden, ada sejumlah hal yang menarik dari pemaparan kedua gubernur tersebut. Gubenur DIY menyatakan bahwa kemiskinan di lokasi yang dipimpinnya begitu banyak. Hal itu terlihat dari penggunaan Jamkesmas yang tidak hanya digunakan oleh warga miskin, melainkan juga bagi warga yang hampir miskin. Dalam persoalan itulah Pemerintah DIY tidak bisa menanggulangi kasus-kasus tersebut.
 
"Satu hal yang perlu saya tekankan. Dari yang disampaikan Gubernur Jateng, Bibit katakan dan tunjukkan dengan angka dan fakta barangkali sudah banyak yang dicapai menyangkut kecukupan pangan, berkembangnya usaha, KUR dan lain-lain tapi mengapa kemiskinan enggak turun-turun atau lambat, sebenarnya apa dan bagaimana cara negara mengukur angka kemiskinan," paparnya.
 
Dengan kondisi demikian maka pihaknya harus selalu melakukan review, evaluasi dan pengembangan kebijakan dan program aksi untuk lebih efektifnya mengurangi kemiskinan di negeri ini.
 
"Yang ingin saya sampaikan kita sekarang ini terus berupaya mengelola anggaran kita dan melakukan optimasi, efisiensi dan belanja yang kita hemat seraya menghemat APBN. Kedua kita tahu ada anggaran untuk mengurangi kemiskinan dan ada komponen lain untuk meningkatkan jalanan umum dan lainnya," terangnya.
 
Presiden mengatakan alokasi anggaran untuk kemiskinan jumlahnya tidak sedikit, dan arahnya juga sudah ada empat kluster yang dialokasikan untuk kementrian dan daerah yang semuanya punya kontribusi untuk mengurangi kemiskinan.
 
"Di situ semua anggaran itu harus efektif dan cespleng untuk anggaran di negeri ini,” kata Presiden.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya