BULELENG - Tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki pesawat Cessna beregistrasi PK-ROI yang jatuh di dekat Lapangan Terbang Letkol Wisnu, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerogak, Kabupaten Buleleng, Bali.
Sebenarnya, tim KNKT sudah melihat lokasi jatuhnya pesawat yang ditumpangi dua siswa penerbang pada Minggu kemarin, namun karena sudah malam, penyelidikan baru dilakukan hari ini.
”Pagi ini, tim KNKT mulai melakukan penyelidikan di loksi jatuhnya pesawat Cessna,” kata Kapolsek Gerogak, Kompol Wayan Suarta saat dihubungi Okezone, Senin (6/8/2012).
Tim KNKT akan didampingi pemilik pesawat latih sekaligus Direktur Bali International Flight Academy (BIFA), Wiradarma Bagus Oka.
Pascajatuhnya pesawat Cessna, Minggu 4 Agustus sekira pukul 14.00 Wita, aparat langsung melakukan penjagaan terhadap bangkai pesawat.
Petugas masih disiagakan di lokasi, tepatnya di belakang rumah warga bernama Putu Tulis atau di sebelah barat landasan pacu 32 lapangan terbang Letkol Wisnu.
Selain polisi, aparat TNI hingga Pecalang juga dilibatkan untuk menjaga bangkai pesawat di sekitar lokasi.
”Kami hanya membantu dari sisi pengamanan saja, untuk penyelidikan jatuhnya pesawat menjadi kewenangan KNKT,” imbuh Suarta.
Seperti diketahui, pesawat jatuh dalam posisi final landing dengan terbang terlalu rendah usai bermanuver di udara.
Saat itu, pesawat dalam perjalanan ke Buleleng usai penerbangan dari Banyuwangi, Jawa Timur. Pesawat diawaki siswa BAT 9, dengan pilot bernama Riski dan co-pilot Budi.
Dua siswa penerbang itu hanya mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Santi Graha, Seririt, Buleleng, informasi sebelumnya keduanya dirawat di RSUD Singaraja.
(Dian AF)