JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan 6,2 Scala Richter (SR) menggunjang Kota Palu, Sulawesi Tenggara selama 15 detik, dan membuat masyarakat berhamburan keluar rumah.
Gempa yang terjadi pada pukul 16:41:53 WIB, berpusat pada kedalaman 10 Km dan berada di daratan merupakan bagian dari sesar Palukoro.
"Sesar Palukoro bergerak rata-rata 3 cm per tahun sehingga sangat berbahaya. Gempa tidak berpotensi tsunami," ujar Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Sabtu (18/8/2012).
Berdasarkan data dari BPBD Kota Palu, hingga saat ini tidak ada dampak terhadap bangunan di kawasan perdagangan, Mall Tatura Palu, Hotel Santika 9 lantai, dan perkantoran.
"Masyarakat di Kota Palu tetap beraktifitas seperti biasa dan sebagian lagi mengadakan takbiran meyambut 1 Syawal," tuturnya.
Hingga kini, BPBD Kota Palu sedang melakukan pendataan, korban dan kerusakan bangunan akibat gempa 6,2 SR tersebut. (ctr).
(Ahmad Dani)