Sosok Tokoh Pengaruhi Eksistensi Partai Islam

Tri Kurniawan, Jurnalis
Minggu 21 Oktober 2012 08:09 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Sosok Abdurrahman Wahid alias Gus Dur mengingatkan kembali pada kejayaan partai Islam beberapa tahun silam. Saat itu, Gus Dur mampu membuat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi salah satu partai yang ditakuti meski berbasis agama.

Simpatisan PKB bertebaran di mana-mana. PKB bukan satu-satunya partai berbasis Islam yang mampu menaikkan derajat. Lainnya sebut saja Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) atau Partai Amanat Nasional (PAN).

Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Bachtiar Aly mengatakan, kesuksesan untuk mampu bersaing dengan partai nasionalis tak lepas dari kemampuan sosok tokoh di balik partai tersebut.
 
"Era sekarang ini, ketokohan seseorang ini menjadi sangat penting," kata dia kepada Okezone, Sabtu (20/10/2012).

Kini, partai Islam sudah dipandang sebelah mata. Tokoh-tokoh partai Islam sebut saja Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali, Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa atau Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar seakan tak mampu mengangkat derajat partai masing-masing.

Padahal, pemilih akan melihat tokoh di balik partai sejak Pemilu Legislatif hingga Pemilu Presiden. "Jika dia melihat tokoh itu bermasalah atau tidak punya daya tarik, tidak punya nilai jual, tidak punya konsep, tidak punya integritas partainya akan terbawa melorot," terangnya.

Kata dia, partai Islam memang masih mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri untuk bisa bersaing pada Pemilu 2014. Tapi, bagaimanapun koordinasi yang dilakukan jika tokohnya tidak becus, partainya tetap saja akan melorot.

"Orang bilang the man behind the gun. Figur menjadi penting sekarang," pungkasnya.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya