LUWU TIMUR- Ratusan orang tercebur ke Sungai Malili dan seorang bocah dinyatakan tewas akibat jembatan gantung ambruk. Jembatan roboh karena tidak kuat menahan beban penonton yang terlalu banyak saat menyaksikan lomba perahu Bala-Bala.
Sorak-sorai untuk memberikan semangat untuk tim andalan pada partai final lomba perahu Bala-Bala, berubah menjadi jerit histeris. Ratusan orangtua dan anak-anak yang berdiri di atas jembatan penyeberangan sepanjang 200 meter tersebut, terjun bebas ke dasar sungai.
Seorang anak bernama Muhammad Naban Alfarizi dinyatakan tewas karena tenggelam.
Tim SAR masih melakukan pencarian korban karena diduga masih ada warga yang tenggelam dan belum ditemukan. Petugas menyisir hingga muara sungai.
Jembatan yang ambruk tersebut baru seminggu selesai dikerjakan, dan rencananya diresmikan Bupati Luwu Timur, pekan ini.