Jalur Penyelundupan Gaza Kembali Beroperasi

Fajar Nugraha, Jurnalis
Rabu 12 Desember 2012 17:31 WIB
Terowongan di Gaza (Foto: AP)
Share :

RAFAH - Industri terbesar di Rafah kembali beroperasi. Warga Palestina di Perbatasan Rafah, Gaza, kembali membangun jaringan penyelundupan bawah tanah yang sempat rusak akibat serangan udara Israel bulan lalu.
 
Terowongan yang menjadi jalan tempat penyelundupan bawah tanah merupakan jalur penting bagi warga Gaza dan kelompok pejuang Hamas. Selama ini, terowongan tersebut dijadikan jalan masuk untuk kebutuhan sehari-hari warga serta persenjentaan untuk Hamas.
 
Tetapi pada konflik delapan hari antara Palestina dan Israel berlangsung bulan lalu, terowongan sepanjan 12 kilomter tersebut, sempat berhenti beroperasi karena terhantam serangan udara Israel. Para pun pekerja bekerja cepat untuk memperbaikinya. Pembangunan kembali terowongan tersebut menimbulkan pertanyaan apakah serangan Israel tidak terlalu kuat.
 
Anwar Abu Lebdeh dan tujuh pekerja lainnya saat ini terus menggunakan tenaganya untuk membangun terowongan dengan batu bata. Mereka bekerja di sekira 500 meter pintu masuk terowongan, yang hancur akibat serangan Israel.
 
"Ini adalah sumber hidup kami dan menjadi satu-satunya pekerjaan yang bisa kami dapatkan. Saya sudah bekerja di terowongan ini selama lima tahun terakhir," ujar Lebdeh, seperti dikutip Associated Press, Rabu (12/12/2012).
 
Terowongan menjadi salah satu kunci ekonomi di Gaza, sejak Israel dan Mesir memblokade wilayah perbatasan setelah Hamas berkuasa di Gaza. Banyak barang beredar di terowongan tersebut, mulai motor buatan China, binatang dan bahan pertanian serta kebutuhan warga sehari-hari. Tetapi muatan paling yang diduga melewati terowongan itu adalah roket jarak jauh yang bisa menghantam Tel Aviv.
 
Ketika terjadi konflik bulan lalu, Israel melepaskan serangan udara yang menewaskan komandan Hamas Ahmed Jabari. Selama waktu itu, militer Israel melesakan lebih dari 1.500 serangan udara ke target-target yang telah mereka tentukan.
 
Serangan yang dilakukan Israel tersebut termasuk diarahkan ke lokasi peluncuran roket Palestina, tempat penyimpanan senjata dan sekira 500 terowongan yang digunakan Hamas. Israel pun mengklaim berhasil menghancurkan 140 terowongan tersebut. Menurut Negara Yahudi itu, hancurnya terowongan berarti mengurangi kemampuan perang Hamas karena jalur senjata mereka sudah dihancurkan.
 

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya