Putra Benazir Bhutto Mulai Karier Politik

Aulia Akbar, Jurnalis
Jum'at 28 Desember 2012 11:15 WIB
Foto : Bilawal Bhutto (Tribune)
Share :

ISLAMABAD - Putra dari mendiang mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto, memulai karier politiknya bertepatan pada saat peringatan lima tahun kematian ibunya. Peringatan lima tahun kematian Bhutto juga di ramaikan 200 ribu warga Pakistan.

Bilawal Bhutto bersumpah akan terus memperjuangkan demokrasi di Pakistan. Generasi ketiga dari keluarga Bhutto itu turut menjanjikan perang melindungi warga miskin dan sikap anti-demokrasi.

"Bhutto adalah emosi sekaligus cinta. Setiap tantangan yang kami hadapi selalu menciptakan pertumpahan darah. Seberapa banyak Bhutto yang kalian bunuh, Bhutto-Bhutto yang lain akan terus bermunculan," ujar Bilawal Bhutto Zardari, seperti dikutip AFP, Jumat (28/12/2012).

Bilawal Bhutto merupakan sosok politisi muda yang masih berusia 24 tahun. Bilawal pun dianggap terlalu muda karena usia minimun seorang yang akan dicalonkan untuk panggung politik Pakistan adalah 25 tahun.

Presiden Asif Ali Zardari yang tak lain adalah ayah Bilawal, dilarang untuk memimpin kampanye pemilu PPP. Zardari kurang populer karena reputasi politiknya dinodai oleh tuduhan korupsi dan lainnya.

Keluarga Bhutto merupakan salah satu figur politik yang kuat dalam sejarah Pakistan. Ayah Benazir, Zulfikar Ali Bhutto adalah pendiri Partai Rakyat Pakistan (PPP).

Zulfikar memimpin Pakistan dari 1971 sampai akhirnya digulingkan oleh militer pada 1977 silam. Pada 1979, Zulfikar Ali Bhutto tewas usai dijatuhi hukuman gantung atas tuduhan merencanakan pembunuhan terhadap oposisinya.

Sementara itu, Benazir Bhutto tewas dalam insiden bom bunuh diri saat menggelar kampanye pemilu di Kota Rawalpindi. Peristiwa itu terjadai pada 27 Desember 2007 dan sampai saat ini, tidak ada yang menjadi terdakwa kasus pembunuhan Bhutto.

Bilawal pun memiliki cita-cita untuk mendesak Mahkamah Agung Pakistan agar menginvestigasi kematian ibunya. Bilawal sangat mengecam ketiadaan terdakwa dari kasus pembunuhan Benazir Bhutto.

(Aulia Akbar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya